BONE — Enam kelurahan di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, mulai menerima distribusi bantuan dari PMI, Minggu (10/5). Ratusan paket berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan keluarga disalurkan setelah melalui proses verifikasi data di Kantor Camat setempat.
Ketua PMI Kabupaten Bone, H. Ambo Dalle, menegaskan komitmen organisasinya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. “Ini adalah bukti kerja nyata kami sebagai bagian dari PMI di Kabupaten Bone. Prinsipnya, di mana ada kesulitan, PMI harus hadir,” ujarnya saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Seluruh paket yang terkumpul terlebih dahulu didata di Kantor Camat Tanete Riattang Timur untuk dicocokkan dengan tingkat kebutuhan warga. Setelah verifikasi rampung, tim PMI bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan akan langsung mendistribusikan bantuan ke enam kelurahan yang terdampak banjir.
Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat PMI Bone dan PMI Sulsel. “Hadirnya PMI Bone menjadi gerakan solutif dalam penanganan korban banjir di 6 kelurahan terdampak di wilayah kami,” katanya. Ia juga berterima kasih kepada seluruh jajaran PMI, mulai dari pengurus pusat, provinsi, hingga kabupaten.
Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, melalui tim yang hadir menekankan pentingnya sinergi lintas level. “Sinergi ini penting agar bantuan tepat sasaran dan warga cepat pulih,” pesannya. PMI Sulsel berkomitmen terus mendukung PMI kabupaten/kota dalam penanganan bencana.
PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang dipimpin di tingkat pusat oleh tokoh asal Bone, H. Jusuf Kalla. Sebagai bagian dari gerakan Palang Merah Internasional, PMI bergerak dalam misi kemanusiaan tanpa memandang latar belakang.
PMI Kabupaten Bone memastikan akan melakukan pendampingan dan asesmen lanjutan pascabencana. Langkah ini untuk memastikan kebutuhan warga yang masih terdampak banjir dapat terpenuhi secara bertahap.