15 Jeriken Ditemukan dalam Mobil Modifikasi yang Terbakar di Toraja Utara, Sopir Kabur

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 23:00:41 WIB
Mobil Toyota Grand terbakar di Toraja Utara dengan 15 jeriken ditemukan di dalamnya.

TORAJA UTARA — Aparat kepolisian menemukan belasan jeriken di dalam bangkai mobil Toyota Grand bernomor polisi DP 1664 CA yang terbakar hebat di dekat SPBU Alang-alang, Kabupaten Toraja Utara. Kendaraan tersebut diduga kuat merupakan mobil pelangsir yang digunakan untuk menimbun bahan bakar minyak (BBM).

Insiden yang terjadi di Lembang, Desa Sangbua, Kecamatan Kesu' ini mengejutkan warga sekitar lantaran lokasi api hanya berjarak sekitar 50 meter dari area pengisian bahan bakar. Saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita, pengemudi mobil sudah tidak berada di tempat dan diduga sengaja melarikan diri.

Modus Pelangsir: Tangki Modifikasi dan Temuan 15 Jeriken

Unit Tipidter Polres Toraja Utara yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan bukti kuat adanya aktivitas ilegal. Petugas mengidentifikasi sisa-sisa wadah penampung BBM yang disimpan di dalam kabin mobil saat kebakaran terjadi.

"Dari hasil penyelidikan awal ditemukan sekitar 7 potongan jeriken yang terbakar dan bekas bakaran pada mobil sekitar 8 buah, sehingga diduga mobil tersebut mengangkut sekitar 15 jeriken," ujar Kanit Tipidter Polres Toraja Utara, Ipda Abdi Musrya kepada media, Minggu (10/5/2026).

Selain jeriken, polisi menemukan fakta bahwa struktur kendaraan telah diubah secara ilegal untuk mempermudah pemindahan BBM. Mobil tersebut memiliki saluran khusus di bagian bawah yang tersambung langsung ke tangki utama.

"Mobil tersebut diduga dimodifikasi dengan dibuatkan saluran di bagian bawah untuk mempermudah mengeluarkan isi BBM pada tangki," lanjut Abdi.

Polisi Buru Pemilik Mobil dan Selidiki Pemicu Api

Hingga saat ini, identitas asli pemilik mobil masih menjadi misteri. Pihak kepolisian terus melakukan penelusuran terhadap data kendaraan guna mengungkap siapa aktor di balik praktik pelangsir BBM tersebut.

"Belum diketahui pemilik sebenarnya mobil tersebut dan sementara dalam pencarian," tegas Ipda Abdi.

Terkait pemicu kebakaran, dugaan awal mengarah pada kegagalan sistem kelistrikan kendaraan yang tidak standar. Percikan api diduga muncul akibat korsleting sebelum akhirnya menyambar uap bahan bakar yang ada di dalam jeriken.

"Dugaan sementara akibat korsleting kelistrikan pada mobil. Kita belum pastikan karena kami belum memeriksa saksi-saksi di kantor," pungkasnya.

Area kejadian kini telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Petugas juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi guna melacak arah pelarian sang sopir yang meninggalkan kendaraannya dalam kondisi terbakar.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top