PLN Pasok 27 MVA Listrik Smelter PT Sinar Tjokro Steel di Maros

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:55:25 WIB
PLN resmi pasok listrik 27 MVA untuk smelter PT Sinar Tjokro Steel di Maros.

MAROS — Langkah strategis diambil PT PLN (Persero) dalam mendukung sektor industri di Sulawesi Selatan melalui penyediaan pasokan listrik skala besar. Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara, Martinus Irianto Pasensi, dengan Direktur PT Sinar Tjokro Steel (STS), Lin Bo, baru-baru ini.

Pabrik peleburan baja atau smelter feronikel milik PT STS yang berlokasi di Kabupaten Maros tersebut dipastikan mendapat suplai daya sebesar 27 Mega Volt Ampere (MVA). Sinergi ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam mempercepat laju investasi di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

Dukungan Listrik 27 MVA untuk Hilirisasi Industri di Maros

Prosesi penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah. Turut hadir pula General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto.

Perwakilan PT STS, Sukianto Tjahyadi, memberikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan pihak PLN dalam memenuhi kebutuhan energi industri baja. Kehadiran listrik yang stabil menjadi faktor kunci bagi keberlangsungan produksi pabrik tersebut.

"Saya mewakili PT STS mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan listrik yang akan disalurkan. Kami berharap dengan pasokan listrik PLN ke depannya usaha pabrik baja ini akan berkembang dan kami akan menambah pasokan daya listrik," ungkap Sukianto.

Komitmen PLN Sediakan Energi Andal dengan Harga Kompetitif

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa industri baja merupakan sektor yang membutuhkan energi listrik besar dan stabil. PLN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar para pelaku industri dapat fokus pada pengembangan bisnis inti mereka.

“Industri baja membutuhkan energi listrik yang sangat besar. PLN siap memenuhinya dengan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan harga yang kompetitif,” ujar Edyansyah.

Penyediaan infrastruktur kelistrikan ini diharapkan menciptakan efek domino bagi perekonomian lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan aktivitas bisnis di sekitar area pabrik. Edyansyah menyatakan optimisme bahwa kolaborasi serupa akan terus berlanjut guna memastikan seluruh pelosok negeri mendapatkan akses energi yang memadai.

"Kami optimis kerja sama seperti ini akan terus berjalan demi mendorong perekonomian. Para pemilik usaha kini bisa fokus pada bisnis inti perusahaan. Sedangkan PLN akan memastikan kebutuhan listrik dapat dipenuhi sesuai jadwal yang disepakati," tutup Edyansyah.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: portalmedia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top