Pencarian

Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Manajemen Pastikan Tak Ada Kebocoran Radiasi dan Layanan Tetap Berjalan

Senin, 01 Juni 2026 • 15:10:41 WIB
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Manajemen Pastikan Tak Ada Kebocoran Radiasi dan Layanan Tetap Berjalan
Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di RSUD Syekh Yusuf Gowa dalam waktu 30 menit.

GOWA — Kebakaran yang menghanguskan ruang Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) dan Radiologi RSUD Syekh Yusuf di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Somba Opu, memicu kekhawatiran warga. Namun, pemerintah daerah memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tidak terhenti.

“Rumah sakit tidak akan pernah tutup, tetap melayani masyarakat,” kata Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, Senin. Ia mengakui masih ada pasien yang trauma dan ragu datang, tetapi di UGD, pelayanan berjalan seperti biasa.

Penyebab Kebakaran Belum Final, Dugaan Awal Korsleting

Bupati menyebut penyebab kebakaran masih simpang siur. “Untuk sementara dikatakan arus pendek, tapi itu belum final. Nanti kita lihat hasil investigasi dari aparat kepolisian,” ujarnya.

Kapolsek Somba Opu Kompol Hambali mengatakan, setelah olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan awal pemicu kebakaran adalah korsleting listrik. “Hasil resminya belum keluar,” katanya. Tim Inafis dan Gegana telah dikerahkan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lain.

Isu Radiasi Dibantah, Tak Ada Risiko Tinggi

Kekhawatiran lain muncul terkait kebocoran radiasi dari ruang radiologi yang terbakar. Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf dr Gaffar membantah hal tersebut. “Ini bukan radio terapi, tapi radio diagnostik, jadi risiko itu hampir pasti tidak ada. Tim sudah mematikan potensi dan ambang batas, tidak ditemukan radiasi kimia,” tegasnya.

Ia menjelaskan, hampir separuh ruang radiologi berhasil diselamatkan. Alat Pemadam Kebakaran (Apar) digunakan untuk menghalau api sebelum meluas. Ruang gizi juga selamat berkat mekanisme SOP yang dijalankan.

Kerugian Masih Dihitung, Rehabilitasi Bangunan Segera Diusulkan

Manajemen rumah sakit saat ini menginventarisasi kerugian akibat kebakaran. “Apakah nanti diusulkan rehabilitasi atau pemulihan lanjutan pada bangunan terdampak, kami laporkan ke pimpinan,” ujar dr Gaffar. Ruang radiologi menjadi prioritas untuk segera dipulihkan.

Api dilaporkan muncul sekitar pukul 12.30 WITA setelah salat Jumat. Pasien dan pengunjung panik, bahkan beberapa pasien dievakuasi keluar rumah sakit beserta ranjangnya. Damkar berhasil memadamkan api dalam waktu 30 menit sehingga tidak merambah ke ruangan lain.

Apakah pasien RSUD Syekh Yusuf tetap bisa dilayani?

Ya. Pemerintah Kabupaten Gowa memastikan rumah sakit tetap beroperasi. Pelayanan di UGD masih berjalan dan pasien yang datang dilayani seperti biasa. Manajemen juga telah mengupayakan pemulihan layanan pascainsiden.

Apa yang harus dilakukan warga yang khawatir dengan radiasi?

Tidak perlu khawatir. Direktur RSUD Syekh Yusuf menegaskan tidak ada risiko kebocoran radiasi karena alat yang terbakar bersifat diagnostik, bukan terapi. Tim Gegana juga telah memastikan ambang batas aman dan tidak ditemukan zat berbahaya.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks