MAKASSAR — Pelatihan yang digelar sejak Senin lalu ini diikuti oleh aparatur desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Takalar. Ketua Panitia Pelaksana dari PPDI Takalar menyebut hari pertama difokuskan pada pengenalan fitur-fitur terbaru dan pembaruan sistem yang ada pada aplikasi Siskeudes 2.0.9. Seluruh rangkaian agenda di hari pembuka berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti, didukung kesiapan fasilitas hotel dan kedisiplinan peserta.
Mengapa Siskeudes 2.0.9 Wajib Dikuasai Perangkat Desa?
Aplikasi Siskeudes versi 2.0.9 merupakan instrumen krusial bagi pemerintahan desa saat ini. Melalui sistem ini, proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan keuangan desa diharapkan terintegrasi secara transparan, efektif, dan sesuai regulasi nasional. Pembaruan versi ini menjadi respons pemerintah pusat untuk meminimalisir kekeliruan dalam pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Ketua PPDI Sulsel Hadir Beri Motivasi Langsung
Pembukaan pelatihan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Ketua PPDI Provinsi Sulawesi Selatan. Kehadiran jajaran pengurus tingkat provinsi tersebut memberikan suntikan motivasi tambahan bagi panitia dan peserta. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi PPDI dalam mengawal peningkatan mutu pelayanan publik di tingkat desa.
Target Pelatihan: Desa Mandiri Kelola Anggaran
PPDI Kabupaten Takalar menargetkan seluruh desa di wilayahnya mampu mengimplementasikan sistem baru ini secara optimal setelah pelatihan rampung. Peningkatan keahlian ini diharapkan membawa tata kelola keuangan desa di Takalar menuju tata pamong yang lebih bersih, akuntabel, dan tepercaya. Para peserta mengaku antusias mengikuti sesi demi sesi yang berlangsung interaktif.
Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan untuk memastikan pemahaman yang mendalam terkait sistem tata kelola keuangan desa. Panitia berharap tidak ada lagi desa di Takalar yang mengalami kendala administratif akibat gagap teknologi.