GOWA — Kepanikan sempat terjadi di RS Syekh Yusuf Gowa saat kobaran api membesar di bagian ruang perawatan dan gedung radiologi lama pada Jumat siang. Direktur RS Syekh Yusuf Gowa, Gaffar, mengatakan bahwa petugas medis dan staf rumah sakit langsung berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran (APAR) sebelum petugas pemadam tiba.
"Ada laporan dari petugas laundry yang melihat dari sayap kiri rumah sakit ini ada kabel yang terbakar," kata Gaffar kepada wartawan.
Kepanikan 15 Menit di IGD
Gaffar mengungkapkan bahwa pasien yang tengah dirawat di ruang IGD sempat panik saat api mulai membesar. Namun, situasi berhasil dikendalikan dalam waktu 15 menit pertama.
"Iya sempat panik di 15 menit pertama, namun sudah kembali kondusif. Tapi, dievakuasi ke tempat yang lebih aman," jelasnya.
Kejadian ini bertepatan dengan waktu Salat Jumat. Saat api mulai terlihat, sebagian besar karyawan rumah sakit sedang menjalankan ibadah di masjid. "Saat bersamaan juga orang lagi Salat Jumat, pas di rakaat pertama," ujar Gaffar.
Dua Gedung Terbakar, 70 Personel Dikerahkan
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Gowa, Syamsul Bahri, menyebutkan bahwa pihaknya langsung mengerahkan lima unit mobil pemadam dari Gowa dan tujuh unit dari Dinas Damkar Makassar. Total 70 personel diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah.
"Setengah jam api sudah dapat kami kuasai. Kemudian setengah jam lagi itu kita melakukan pendinginan, mengurai material-material yang terbakar maupun yang berpotensi akan terbakar," kata Syamsul.
Dua gedung yang terdampak adalah gedung perlengkapan dan gedung radiologi lama. Syamsul menduga api berasal dari korsleting listrik. "Ini identifikasi awal ada dua gedung perlengkapan dan radiologi. Ini diduga berawal dari korsleting listrik," jelasnya.
Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Belum Dipastikan
Syamsul memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini, tim Damkar masih melakukan identifikasi dan asesmen untuk menghitung total kerugian material akibat kebakaran.
"Korban jiwa tidak ada dan saat ini, kami baru melakukan identifikasi, melakukan asesmen," katanya.
Seluruh pasien yang dievakuasi telah dipindahkan ke lokasi aman di dalam kompleks rumah sakit. Proses pendinginan dan penyisiran material sisa kebakaran masih terus dilakukan oleh petugas hingga Jumat sore.