Pencarian

Pemkab Maros Siagakan Personel dan Armada Damkarmat Hadapi Risiko Kebakaran Akibat La Nina

Minggu, 24 Mei 2026 • 15:27:01 WIB
Pemkab Maros Siagakan Personel dan Armada Damkarmat Hadapi Risiko Kebakaran Akibat La Nina
Personel Damkarmat Maros melakukan pengecekan armada pemadam kebakaran sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan status kesiapsiagaan personel dan armada. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran yang kerap menyertai musim kemarau panjang, termasuk dampak dari fenomena La Nina.

Sekretaris Dinas Damkarmat Kabupaten Maros, M Jalaluddin Roem Nurdin, menyatakan bahwa cuaca panas dan minimnya curah hujan membuat api lebih mudah menyebar. "Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi meningkatnya risiko kebakaran akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan," katanya di Maros, Sabtu.

Pengecekan Armada dan Kesiapan Personel

Kesiapsiagaan yang diperkuat mencakup pengecekan menyeluruh terhadap armada pemadam kebakaran. Selain itu, seluruh peralatan penyelamatan dipastikan berfungsi optimal, dan koordinasi dengan instansi terkait terus ditingkatkan.

Pihak Damkarmat menegaskan bahwa personel telah diinstruksikan untuk siaga merespons setiap laporan darurat dari masyarakat. Targetnya, waktu tanggap darurat bisa dipangkas seminimal mungkin begitu ada kejadian.

Edukasi Warga: Jangan Bakar Sampah Sembarangan

Selain fokus pada penanganan kebakaran, Dinas Damkarmat Maros juga menggencarkan upaya mitigasi dan edukasi kepada warga. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

"Warga juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang meluas," ujar Jalaluddin. Imbauan ini dinilai krusial mengingat kondisi kering dan panas membuat api sulit dikendalikan begitu menyebar.

Risiko Mengintai Permukiman hingga Hutan

Menurut Jalaluddin, risiko kebakaran tidak hanya mengancam kawasan permukiman padat penduduk. Area hutan dan lahan terbuka di Kabupaten Maros juga masuk dalam zona rawan yang harus diwaspadai.

Dinas Damkarmat menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam pencegahan bencana. Kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dan segera melaporkan kejadian darurat dinilai mampu meminimalkan dampak kebakaran secara signifikan.

Dengan kesiapan personel dan armada yang diperkuat, serta dukungan lintas sektor, pihaknya berharap penanganan kondisi darurat selama musim kemarau dapat berjalan lebih cepat dan efektif. "Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama," pungkas Jalaluddin.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks