Pencarian

8 ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Usai Latsarmil, Bupati Harap Disiplin Militer Bawa ke Pelayanan Publik

Jumat, 15 Mei 2026 • 16:55:05 WIB
8 ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Usai Latsarmil, Bupati Harap Disiplin Militer Bawa ke Pelayanan Publik
Delapan ASN Luwu Timur resmi menjadi Komcad Matra Darat setelah mengikuti Latsarmil di Makassar.

MAKASSAR — Pengukuhan 500 personel Komcad Matra Darat Sulawesi Selatan digelar di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (13/5/2026). Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto, memimpin langsung upacara pengambilan sumpah dan pemasangan pangkat.

Delapan ASN asal Luwu Timur menjadi bagian dari gelombang baru ini. Mereka kini berada di bawah struktur Kodam XIV Hasanuddin.

Bukan Sekadar Seremonial: Ada Pangkat dan Medali

Dalam upacara tersebut, para peserta resmi menerima pemasangan pangkat, medali, dan sertifikat. Status mereka bukanlah simbolis belaka — mereka telah melalui rangkaian Latsarmil yang berlangsung sejak akhir Maret lalu.

Salah satu peserta, Serda Hilal Hamdi, mengaku bersyukur bisa menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan. Sementara itu, Serda Syamsul menilai pengalaman itu membentuk disiplin dan tanggung jawab, sekaligus kesiapsiagaan dalam membela negara.

Harapan Bupati: Bela Negara Tak Harus di Medan Perang

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, merespons positif langkah para ASN tersebut. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan militer bisa diterapkan dalam tugas sehari-hari.

“Keikutsertaan ASN dalam Komcad menjadi langkah positif membentuk aparatur yang profesional sekaligus memiliki loyalitas dan kesiapsiagaan menjaga keutuhan bangsa,” ujar Irwan.

Menurutnya, disiplin dan nasionalisme yang ditanamkan selama Latsarmil akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik di Luwu Timur.

Komcad: Warga Negara Biasa dengan Status Khusus

Komponen Cadangan adalah warga negara yang telah mengikuti pelatihan dasar militer dan siap dimobilisasi jika negara membutuhkan. Status ini tidak mengubah profesi sipil mereka — delapan ASN ini tetap menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintahan di Luwu Timur.

Yang membedakan, mereka kini memiliki pangkat militer dan kewajiban khusus saat negara dalam kondisi darurat. Pelatihan yang mereka lalui mencakup pembentukan fisik, mental, dan pemahaman bela negara.

Bagikan
Sumber: pedomanrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks