Produksi Beras Maros Tembus 113.306 Ton 2026, Naik 5,63 Persen Meski Diterpa El Nino

Penulis: Chandra Kusuma  •  Rabu, 04 November 2026 | 15:01:01 WIB
Produksi beras Kabupaten Maros pada 2026 tercatat 113.306 ton berdasarkan data BPS.

MAROS — Angka produksi beras Kabupaten Maros pada 2026 tercatat 113.306 ton berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pertumbuhan 5,63 persen itu setara tambahan 6.040 ton dari capaian periode yang sama tahun lalu, 107.266 ton.

Kenaikan produksi berlangsung di tengah ancaman El Nino dan kekeringan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah sepanjang 2026. Chaidir Syam menilai hasil tersebut menunjukkan petani Maros mampu bertahan di bawah tekanan cuaca.

"Artinya, petani kita bisa survive dengan bencana El Nino ini," ujar Chaidir, Rabu, 4 November 2026.

Tak Banyak Daerah di Sulsel Catat Pertumbuhan Positif

Chaidir mencatat, merujuk rilis BPS, hanya sedikit kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang membukukan pertumbuhan positif produksi beras pada 2026. Selain Maros, daerah yang mencatat peningkatan serupa adalah Takalar, Luwu, dan Luwu Utara.

Posisi itu menempatkan Maros di antara daerah yang tetap menambah produksi saat tekanan iklim menekan sentra pangan lain. Data BPS menjadi dasar klaim tersebut, bukan hitungan mandiri pemerintah daerah.

Penguatan Sektor Hulu Jadi Kunci Menjaga Tren

Ke depan, Chaidir berharap tren positif produksi beras Maros tetap terjaga. Caranya lewat penguatan sektor hulu pertanian, dari penyediaan benih hingga pengelolaan lahan.

Harapan itu belum disertai rincian program atau target produksi berikutnya. Pemerintah Kabupaten Maros juga belum menyebut alokasi anggaran khusus untuk penguatan hulu pertanian pada periode mendatang.

Bagi warga Maros, angka 113.306 ton menjadi indikasi pasokan beras lokal yang lebih tebal dibanding tahun lalu. Namun ketahanan pangan daerah tetap bergantung pada apakah tren produksi bertahan saat musim kering berikutnya datang.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: matamaros.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top