MAKASSAR — Prakiraan hujan pagi disampaikan BMKG melalui rilis cuaca harian untuk wilayah Sulawesi Selatan. Selain hujan, BMKG mencantumkan suhu udara di kisaran 18-36 derajat Celsius dengan kelembapan 45-100 persen.
Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10-35 kilometer per jam. Konsentrasi partikel PM2.5 tercatat 32,6-49,2 mikrogram per meter kubik atau kategori sedang.
Hujan ringan pada pagi hari terjadi di Makassar, Barru, Bantaeng, Bulukumba, Maros, Sidrap, Wajo, Enrekang, Tana Toraja, Pangkep, Parepare, dan Pinrang. Bone dan Sinjai masuk kategori hujan sedang.
Sejumlah wilayah lain di Sulsel diprakirakan cerah berawan. Warga di kawasan dengan hujan sedang diminta tetap waspada terhadap genangan di ruas jalan rendah.
Memasuki siang, hujan ringan masih berpotensi turun di Makassar, Bantaeng, Barru, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, Maros, Pangkep, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Takalar. Sebagian wilayah lain diprakirakan berawan.
Pada malam hari, Makassar dan sebagian besar Sulsel diprediksi berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di Luwu Utara, Luwu Timur, Enrekang, Tana Toraja, dan Pinrang.
Dini hari diprakirakan berawan di seluruh wilayah. Warga yang beraktivitas malam sebaiknya menyiapkan jas hujan jika melintasi kawasan Luwu Raya dan Toraja.
BMKG menempatkan Bantaeng, Bulukumba, Luwu Utara, Toraja Utara, Luwu, Sidrap, Pinrang, Takalar, Gowa, dan Jeneponto dalam status waspada angin kencang. Nelayan dan pengguna jalan lintas pesisir diminta memperhatikan kondisi ini.
Waspada udara panas dikeluarkan untuk Makassar, Gowa, Maros, Barru, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Takalar, Wajo, dan Jeneponto. Suhu maksimum yang diprakirakan mencapai 36 derajat Celsius membuat aktivitas luar ruang sebaiknya dibatasi pada jam terik.
Angka PM2.5 32,6-49,2 mikrogram per meter kubik masuk kategori sedang. Kelompok sensitif seperti anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan dianjurkan memakai masker saat beraktivitas di luar ruang.
Prakiraan ini bersifat harian dan dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Warga disarankan memantau pembaruan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG sebelum merencanakan perjalanan.