SULAWESI SELATAN — Persijap Jepara memetik satu poin krusial dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya setelah bermain imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (30/10) malam. Hasil ini menjadi poin kedua beruntun bagi Laskar Kalinyamat di BRI Super League 2026/27 usai sebelumnya menelan enam kekalahan beruntun.
Gol Vasco Kalezic pada menit ke-55 sempat membawa Persijap unggul dan membuka peluang meraih kemenangan perdana musim ini. Namun Risto Mitrevski menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan tendangan pojok di menit 90+2, memaksa kedua tim berbagi angka.
Tambahan satu poin menegaskan tren positif tim asuhan Juan Cortes. Pekan sebelumnya, Persijap juga bermain imbang 1-1 saat menjamu Java United, Sabtu (24/10), setelah melalui enam laga awal tanpa hasil positif.
Persijap sempat kesulitan menghadapi tuan rumah yang tampil dominan lewat penguasaan bola dan intensitas serangan. Serangan cepat menjadi senjata andalan tim tamu, dan skema itu berbuah gol pembuka melalui Vasco Kalezic.
Keunggulan bertahan hingga injury time sebelum bola mati merusak rencana Persijap. Mitrevski memaksimalkan tendangan pojok untuk menyamakan skor di menit 90+2.
Pelatih Persijap, Juan Cortes, menyebut anak asuhnya menghadapi pertandingan yang tidak mudah melawan Persebaya.
"Kami memulai pertandingan dengan cukup berat. Persebaya adalah tim yang kuat, namun kami sudah mengantisipasinya," kata Juan Cortes usai laga.
Pelatih asal Spanyol itu menilai permainan Persijap meningkat setelah turun minum. Anak-anak Persijap dinilainya mampu bekerja lebih keras, memperbaiki kekompakan, hingga menciptakan gol pembuka.
"Kami terus bekerja keras pada babak kedua dan akhirnya menciptakan gol yang membuat tim jadi lebih kompak dalam pertandingan. Sayangnya saat injury time, kami kecolongan melalui bola mati," ucapnya menambahkan.
Pencetak gol Persijap, Vasco Kalezic, mengaku puas dengan perjuangan timnya di laga melawan Persebaya.
"Kami tahu ini pertandingan yang sulit. Persebaya punya banyak pemain berkualitas. Namun kami berhasil memanfaatkan peluang yang ada," ucap Kalezic.
Dua poin dari dua pertandingan terakhir memberi modal kepercayaan diri bagi Persijap yang masih berjuang keluar dari zona bawah klasemen. Konsistensi menjadi pekerjaan rumah Juan Cortes, terutama soal menjaga fokus hingga peluit akhir.
Kecolongan di injury time menjadi catatan tersendiri. Persijap sempat merasakan hal serupa ketika keunggulan nyaris diraih, dan evaluasi pertahanan bola mati bakal jadi fokus dalam sesi latihan pekan ini.