Ramalan Weton Senin Pahing: Sifat Baik Hati yang Suka Mendendam

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Senin, 07 September 2026 | 08:22:31 WIB
Warga membaca ramalan weton Senin Pahing dalam tradisi Jawa yang dianggap sebagai hiburan dan bukan ilmu pasti.

SULAWESI SELATAN — Hari Senin (7/9/2026) dalam penanggalan Jawa jatuh pada weton Senin Pahing dengan neptu 13 (Senin 4, Pahing 9). Hari ini juga bertepatan dengan 25 Rabiul Awal 1448 Hijriah dan berada di Wuku Manahil.

Dalam tradisi Jawa, weton kerap dipakai untuk membaca watak, rezeki, hingga perjalanan hidup seseorang. Perhitungan primbon ini masih jadi pegangan sebagian masyarakat untuk menentukan waktu baik berbagai keperluan. Perlu diingat, semua ramalan ini semata untuk hiburan dan bukan ilmu pasti.

Watak Senin Pahing: Lakuning Lintang

Pemilik weton Senin Pahing dikenal punya hati baik, jujur, dan ringan tangan. Mereka tidak segan membantu orang lain yang sedang butuh. Namun di balik kebaikan itu, tersimpan karakter yang kadang cukup keras.

Pangarasan weton ini adalah Lakuning Lintang, bermakna seperti bintang yang bisa menunjukkan arah sekaligus memberi teladan. Mereka mampu menjadi panutan, tapi punya sisi yang kurang menetap—mudah berpindah, baik soal pekerjaan maupun tempat tinggal.

Pancasuda Bumi Kapetak: Keras Kepala dan Pendendam

Pancasuda weton Senin Pahing adalah Bumi Kapetak. Karakter ini menggambarkan sosok pekerja keras yang kuat menghadapi kekecewaan dan penderitaan. Mereka juga menyukai kerapian dan kebersihan.

Sisi negatifnya, pemilik weton ini disebut mudah mendendam. Kebaikan yang mereka lakukan pun kadang tidak terlihat oleh orang lain.

Wuku Manahil: Waspada dan Ambisius

Hari ini berada di Wuku Manahil yang dilambangkan Bathara Citragotra. Karakternya selalu waspada, merasa dirinya besar, dan pandai bergaul. Namun ada kecenderungan angkuh serta mencurigai orang lain.

Simbol wuku ini adalah memangku tombak terhunus, menggambarkan angan-angan tinggi dan firasat akurat. Pohon tegaron melambangkan keteguhan dan keuletan mengejar tujuan. Sementara burung sepahan melambangkan sifat gesit, cekatan, dan berpikiran lembut—meski rezekinya disebut sedikit.

Ada pula simbol membelakangi air di tempayan yang bermakna tutur kata merendah. Dalam pergaulan, pemilik wuku ini tidak membeda-bedakan orang berdasarkan pangkat atau status.

Pekerjaan dan Arah yang Perlu Diwaspadai

Dalam urusan pekerjaan, karakter Wuku Manahil tidak selalu stabil. Ada kalanya rajin, tapi di waktu lain bisa malas. Kedisiplinan menjadi kunci menjaga konsistensi.

Wuku Manahil juga punya catatan waspada: bahaya terkena senjata. Kala berada di arah Tenggara, sehingga primbon menyarankan selama tujuh hari ke depan agar tidak bepergian jauh ke arah tersebut untuk urusan sangat penting.

Untungnya, Senin Pahing dalam Wuku Manahil justru dinilai hari baik untuk bepergian. Jika berkunjung hari ini, orang yang dikunjungi dipercaya akan merasa senang. Hari ini juga baik untuk menanam bunga pulu atau kesumba—tanaman ini disebut mudah hidup jika ditanam pada weton ini.

Jodoh yang Cocok untuk Senin Pahing

Soal profesi, pemilik weton Senin Pahing cocok menekuni pekerjaan yang memberi ruang bekerja mandiri, misalnya wirausahawan. Bidang seni seperti musik, lukis, atau desain juga bisa jadi pilihan karena kreativitasnya bisa dikembangkan.

Untuk urusan jodoh, neptu 13 milik Senin Pahing dianggap ideal jika dipasangkan dengan seseorang yang memiliki neptu 11 atau 16. Contoh wetonnya antara lain Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Pahing, Rabu Wage, Kamis Kliwon, Jumat Legi, dan Sabtu Pon.

Itulah sekilas ramalan weton Senin Pahing versi primbon Jawa. Anggap saja sebagai bacaan pengusir penat—jalani hari dengan hati tenang dan pikiran positif.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: jatimtimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top