SULAWESI SELATAN — Perdebatan soal arah horor Resident Evil mendapat suara baru dari salah satu tokoh kuncinya. Hideki Kamiya, sutradara yang menggarap Resident Evil 2 (1998) dan Devil May Cry, secara terbuka mengkritik tone seri terbaru buatan Capcom yang menurutnya sudah terlalu menakutkan.
Pernyataan itu mengemuka di tengah kabar yang beredar di komunitas bahwa Capcom tengah menyiapkan Resident Evil Zero Remake. Meski belum ada pengumuman resmi, rumor proyek ini sudah memanaskan diskusi pemain Indonesia yang menantikan gaya horor klasik survival horror era lama.
Kamiya dikenal sebagai sosok yang membawa elemen aksi ke Resident Evil 4. Namun, ia menilai evolusi Resident Evil di era RE7 dan RE Village terlalu mengedepankan aspek jump scare dan ketegangan psikologis yang pekat.
Perspektif ini menarik karena justru datang dari kreator yang pernah berkontribusi membangun fondasi seri. Baginya, esensi Resident Evil bukan sekadar menakut-nakuti pemain, melainkan keseimbangan antara eksplorasi, teka-teki, dan aksi yang dirancang dengan cermat.
Di sisi lain, rumor Resident Evil Zero Remake disebut bakal mengikuti formula sukses RE2 dan RE3 Remake yang dirilis beberapa tahun lalu. Mekanik berganti karakter antara Rebecca Chambers dan Billy Coen menjadi fitur yang paling dinantikan dalam versi anyar nanti.
Penggunaan RE Engine yang sama seperti remake sebelumnya juga disebut akan membuat suasana kereta yang mencekam dan pelatihan hutan di awal game terasa jauh lebih hidup. Peningkatan visual dan audio diklaim bisa menghadirkan ketegangan yang sebelumnya terbatas oleh teknologi lama.
Selain Zero, rumor lain yang beredar menyebut Resident Evil Code Veronica akan menjadi proyek remake berikutnya. Berbeda dari Zero, Code Veronica dirumorkan bakal menghadirkan tingkat kesulitan lebih tinggi dibanding RE2 Remake.
Lokasi Rockfort Island disebut bakal didesain ulang sebagai area semi-open world, memberi ruang eksplorasi lebih luas bagi pemain. Perubahan ini bisa mengubah cara pemain mengelola amunisi dan sumber daya, elemen yang selama ini menjadi ciri khas seri.
Belum ada konfirmasi jadwal rilis untuk kedua proyek remake tersebut. Capcom sendiri masih sibuk dengan pengembangan judul lain, sehingga pengumuman resmi kemungkinan baru hadir tahun depan.
Untuk gamer Indonesia yang menantikan rilisan ini, memantau akun resmi Capcom Asia dan acara showcases seperti State of Play menjadi langkah paling masuk akal. Dari sisi konten, remake Zero dan Code Veronica berpotensi menjadi jembatan yang menghubungkan nostalgia pemain lama dengan standar teknis generasi sekarang.