SULAWESI SELATAN — Menulis kode dalam jumlah sedikit sering kali terasa berbelit karena harus membuat proyek baru dan melewati berbagai menu terlebih dahulu. Notepad.exe mencoba memangkas langkah tersebut dengan pendekatan berbeda: pengguna langsung membuka file kosong, menulis kode, lalu menjalankannya. Baru jika ingin mengembangkan lebih jauh, file tersebut bisa diubah menjadi proyek utuh.
Aplikasi ini hadir dengan antarmuka yang terasa familier bagi pengguna ekosistem Apple, mirip Xcode tetapi tanpa beban fitur yang membebani. Notepad.exe mendukung lima bahasa pemrograman secara langsung: Swift, Python, JavaScript, TypeScript, dan Go. Cukup tulis kode, tekan tombol run, dan hasilnya langsung terlihat.
Selain itu, tersedia pustaka catatan (Notes library) yang merapikan semua file yang pernah dibuat. Pengguna tidak perlu mengingat lokasi penyimpanan file satu kali pakai, karena semuanya bisa diakses dari satu tempat.
Notepad.exe juga membawa asisten coding berbasis agen yang bisa dihubungkan dengan langganan Codex milik pengguna atau model lokal. Fitur ini berguna untuk menelusuri dan memperbaiki masalah pada kode yang sedang dikerjakan.
Khusus pengembang SwiftUI, ada opsi menarik: simulator bisa dimunculkan di dalam jendela editor. Alur kerja menulis antarmuka dan melihat hasilnya menjadi lebih cepat tanpa berpindah aplikasi.
Versi dasar Notepad.exe bisa diunduh gratis dari situs resmi pengembang tanpa perlu membuat akun. Untuk pengalaman penuh, tersedia Notepad.exe Pro dengan dua pilihan: langganan tahunan USD 19,99 (sekitar Rp 330 ribu) atau lisensi permanen USD 45 (sekitar Rp 742 ribu) yang mencakup semua pembaruan hingga versi 1.x.
Bagi pengguna yang sering menulis skrip kecil, menguji ide cepat, atau bekerja dengan SwiftUI, aplikasi ini layak dicoba. Pendekatan "file dulu, proyek belakangan" membuat hambatan untuk mulai menulis menjadi jauh lebih kecil.