MAKASSAR — Aksi brutal geng motor kembali meresahkan warga di jantung Kota Makassar. Insiden penyerangan yang terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, pada Sabtu (1/8) malam itu tak hanya menyisakan korban luka, tetapi juga satu unit kendaraan bermotor yang hangus dilalap api.
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel gabungan ke lokasi untuk membubarkan aksi yang melibatkan dua kelompok ini.
Dari hasil penyelidikan awal, satu orang warga menjadi korban dalam serangan ini. Korban terkena busur panah pada bagian lengan dan saat ini kondisinya tengah mendapatkan perawatan.
"Masih didalami informasi hasil penyelidikan anggota, ada salah satu yang terkena busur panah itu di bagian lengan. Tapi untuk siapa pelaku masih dalam pendalaman juga," ungkap Sangkala kepada wartawan, Sabtu (1/8).
Polisi telah mengamankan satu buah anak panah berbahan besi yang diduga kuat mengenai korban. Barang bukti tersebut kini turut dibawa ke Polsek Panakkukang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan sementara, pemicu tawuran diduga berasal dari aksi penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok geng motor terlebih dahulu. Mereka datang ke lokasi dengan mengendarai beberapa unit sepeda motor secara berboncengan.
"Diduga yang melakukan penyerangan di sini adalah pelaku dengan menggunakan beberapa unit motor berboncengan," sebut Sangkala.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kelompok mana yang terlibat dalam insiden ini. Identitas pelaku serta asal-usul motor yang dibakar masih menjadi misteri yang tengah didalami petugas di lapangan.
"Masih didalami apakah motor ini adalah bagian daripada penyerangan itu sendiri atau pihak yang diserang, seperti itu," tambahnya.
Menyusul insiden ini, aparat kepolisian memastikan akan meningkatkan pengawasan dan patroli di wilayah Tamajene dan sekitarnya. Langkah antisipasi ini dilakukan untuk mencegah adanya aksi balasan atau insiden susulan yang lebih besar.
"Sudah kami koordinasikan dengan Polsek bersama kami dari Jatanras untuk lebih melakukan pengawasan, pencegahan. Mungkin nanti ke depannya ada penempatan anggota dari Polsek," tutup Sangkala.
Sementara itu, satu unit sepeda motor yang terbakar dalam kejadian tersebut telah diamankan di Polsek Panakkukang guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.