SULAWESI SELATAN — BRI terus memperluas jangkauan layanan digitalnya. Kini, masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri bisa mendaftar BRImo secara langsung dari negara tempat mereka berada. Layanan ini sudah tersedia di 15 negara, termasuk Hong Kong, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Amerika Serikat, Jerman, Australia, dan Singapura.
Proses registrasinya tidak berbeda dengan di dalam negeri. Calon pengguna cukup mengunduh aplikasi BRImo, memilih menu "Daftar Sekarang", lalu memasukkan nomor ponsel dan email aktif untuk verifikasi OTP. Setelah itu, verifikasi identitas dilakukan menggunakan e-KTP dan teknologi pengenalan wajah.
Pengguna juga diminta memilih kantor cabang BRI yang akan mengelola rekening, membuat username dan password, serta menentukan PIN BRImo. Proses ini bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Kemudahan akses ini mendorong pertumbuhan jumlah pengguna BRImo. Hingga triwulan I 2026, jumlah pengguna super app tersebut mencapai 47,8 juta orang, naik 18,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Volume transaksi juga tercatat Rp 2.042,2 triliun, meningkat 29,4 persen secara year-on-year.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan pengembangan layanan registrasi BRImo hingga ke luar negeri merupakan langkah strategis perseroan. "BRI terus berkomitmen menghadirkan layanan digital yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran fitur registrasi BRImo dari luar negeri menjadi wujud transformasi digital BRI untuk memberikan kemudahan transaksi perbankan bagi nasabah Indonesia di mana pun berada," ujarnya.
BRImo tidak hanya digunakan untuk transfer dan cek saldo. Aplikasi ini juga melayani pembayaran tagihan, pembelian produk digital, investasi, hingga transaksi lintas negara. Dengan registrasi yang bisa dilakukan dari luar negeri, BRI berharap inklusi keuangan digital semakin meluas, terutama bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang selama ini kesulitan mengakses layanan perbankan formal.
Negara lain yang masuk dalam daftar layanan ini adalah Kuwait, Malaysia, Taiwan, Uni Emirat Arab, Timor-Leste, Brunei Darussalam, dan tentu Indonesia sendiri. BRI menargetkan jumlah negara yang terlayani akan terus bertambah seiring dengan permintaan dari diaspora Indonesia.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi BRImo sebagai salah satu platform digital andalan masyarakat. Dengan pertumbuhan pengguna yang terus positif, BRI optimistis volume transaksi akan terus meningkat sepanjang tahun ini.