SULAWESI SELATAN — Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu — Sri Elijah (44), warga asli Pulau Kelapa, mengawali bisnis toko bangunan, kontrakan, dan homestay pada 2022. Saat itu ia kekurangan modal untuk membeli lahan. Nasibnya berubah ketika melihat Teras BRI Kapal, layanan perbankan terapung milik BRI, singgah di pulau tersebut.
“Saya lihat ada Teras BRI Kapal datang. Kami masuk lalu tanya-tanya CS. Dari situ dilayani Mantrinya, Pak Amryan Fajri, enggak lama cair KUR Rp50 juta,” kenang Elijah.
Ia mengaku keberadaan Teras BRI Kapal sangat membantu. “Jadi kami enggak banyak pengeluaran. Enggak harus ke Jakarta. Enggak ribet atau lama prosesnya,” ujarnya.
Bunga KUR BRI yang kompetitif juga menjadi daya tarik. “Kalau KUR BRI bersahabat bunganya, kalau selain itu saya enggak berani pinjam,” imbuh Elijah.
Usaha Elijah terus berkembang. Kontrakan 10 pintu seharga Rp500 ribu per bulan dan homestay Rp500 ribu per hari selalu terisi. Baru-baru ini ia mengajukan top up Rp100 juta untuk memperluas bisnis homestay dan renovasi rumah. “Kemarin saya pinjam lagi Rp100 juta, sudah diacc, tinggal nunggu pencairan,” kata Elijah.
Algi Meza, Mantri sekaligus Kepala Teras BRI Kapal Bahtera Seva I, mengatakan kebutuhan transaksi warga pulau beragam. Mulai dari pembukaan rekening, perbaikan m-banking, hingga pengajuan kredit. “Layanan sama persis seperti di darat, enggak ada bedanya. Asuransi tempat usaha juga ada,” ujar Algi.
Transaksi terbanyak adalah setoran tunai. Dalam sepekan memutari lima pulau, uang tunai yang terkumpul rata-rata Rp1-2 miliar, terbanyak dari Pulau Pramuka, Pulau Panggang, dan Pulau Kelapa. Penarikan tunai juga tinggi, terutama dari penerima bantuan sosial PKH, BPNT, dan PIP.
Kapal ini juga dilengkapi ATM yang diisi oleh Bringin Gigantara, anak usaha BRI. “ATM enggak pernah mati. Kalau offline kami lapor ke mereka atau ke IT,” kata Algi.
Banyak warga merasa terbantu karena tak perlu ke darat. Bahkan, Nia Triyanti (50), warga Pulau Pramuka, rela menyebrang ke Pulau Panggang menggunakan ojek kapal pada Selasa (2/6/2026) untuk bertemu teller di Teras BRI. Ia ingin mengecek saldo buku tabungan dan mencetak rekening koran, menunggu pencairan bantuan PKH dan BPNT.
“Naik ojek perahu ke sini karena kemarin Senin (jadwal kunjungan Teras BRI ke Pulau Pramuka) tanggal merah, libur,” kata Nia.