Lansia 72 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Bulu Tanah Bone Setelah Dua Hari Terseret Arus, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone

Penulis: Endra Sanjaya  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:54:01 WIB
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jenazah lansia di Sungai Bulu Tanah, Bone.

BONE — Tim SAR gabungan akhirnya mengakhiri pencarian terhadap Saide (72) setelah jasadnya ditemukan di aliran Sungai Desa Bulu Tanah, Kajuara, Bone, pada hari kedua operasi. Korban dievakuasi sekitar pukul 09.00 Wita dan langsung diserahkan ke pihak keluarga.

Komandan Tim Pos SAR Bone, Masrur, mengonfirmasi bahwa korban terbawa arus sejauh dua kilometer dari titik awal terseret. “Alhamdulillah korban ditemukan hari ini pada pukul 09.00 Wita sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Pencarian Hari Kedua: Perahu Karet hingga Drone Dikerahkan

Pada hari kedua, tim membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian. Tidak hanya menyisir sungai menggunakan perahu karet, tim juga memeriksa daratan di sekitar bantaran sungai.

Pemantauan dari udara menggunakan drone turut dilakukan untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses dari darat maupun air. Langkah ini mempercepat proses penemuan korban yang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kronologi: Debit Air Mendadak Naik Saat Korban Menyeberang

Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Saide baru pulang dari sawah dan berusaha menyeberangi sungai di Desa Ujung Tanah. Namun, debit air sungai tiba-tiba meningkat akibat luapan air dari wilayah pegunungan, sehingga korban diduga terseret arus.

Laporan baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar pada Jumat (5/6/2026) pukul 11.30 Wita dari Kepala Desa Ujung Tanah. Operasi SAR langsung dilanjutkan hingga hari kedua.

Unsur SAR Gabungan yang Terlibat dalam Pencarian

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bone, SAR Brimob, Babinsa Kajuara, Bhabinkamtibmas Kajuara, BPBD Kabupaten Bone, dan Satpol PP Kabupaten Bone. Warga setempat juga turut membantu proses pencarian sejak hari pertama.

Dengan ditemukannya korban, Masrur menyatakan operasi SAR resmi ditutup. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu selama proses pencarian berlangsung,” imbuhnya.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: abatanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top