Ratusan Santri TKA-TPA Diwisuda BKPRMI Takalar dalam Gelar Syukur Generasi Qur’ani di Objek Wisata Rita Galesong Selatan

Penulis: Endra Sanjaya  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 00:43:01 WIB
Ratusan santri TKA-TPA di Kabupaten Takalar diwisuda dalam Gelar Syukur Generasi Qur’ani di Objek Wisata Rita Galesong Selatan.

TAKALAR — Ratusan santri dari berbagai TKA dan TPA di Kabupaten Takalar resmi diwisuda dalam sebuah acara yang digelar di lokasi wisata alam Rita, Kecamatan Galesong Selatan. Kegiatan yang bertajuk Gelar Syukur Generasi Qur’ani ini diinisiasi oleh BKPRMI Takalar sebagai momentum untuk mengapresiasi anak-anak yang telah menuntaskan pembelajaran membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Ketua BKPRMI Takalar, Syamsul Bahri, menyebutkan bahwa sebanyak 430 santri dari puluhan TKA dan TPA di wilayah tersebut mengikuti prosesi wisuda. “Ini adalah bentuk syukur kami kepada Allah SWT dan apresiasi kepada para orang tua serta guru yang telah membimbing anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an,” ujarnya dalam sambutan.

Mengapa Wisuda Digelar di Objek Wisata?

Pemilihan lokasi wisata Rita, Galesong Selatan, bukan tanpa alasan. Menurut panitia, tempat ini dipilih untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para santri dan keluarganya. Suasana alam terbuka di tepi pantai diharapkan membuat momen wisuda terasa lebih meriah dan berkesan bagi anak-anak.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya merasa diwisuda di dalam ruangan, tapi juga bisa menikmati keindahan alam yang merupakan ciptaan Allah. Ini bagian dari pembelajaran bahwa alam juga merupakan ayat-ayat-Nya,” tambah Syamsul Bahri.

Antusiasme Warga dan Dukungan Pemerintah Daerah

Acara yang digelar pada pekan lalu tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Puluhan orang tua dan kerabat santri turut hadir menyaksikan prosesi wisuda yang berlangsung khidmat. Tak sedikit dari mereka yang mengaku bangga karena anak-anak mereka mampu menyelesaikan pendidikan Al-Qur’an di tengah keterbatasan waktu dan biaya.

Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Pihak dinas menilai bahwa program wisuda massal TKA-TPA merupakan langkah strategis untuk meningkatkan minat baca Al-Qur’an di kalangan anak usia dini.

Target BKPRMI ke Depan: Perluas Jangkauan TKA-TPA

BKPRMI Takalar berencana untuk terus memperluas jangkauan program TKA dan TPA di seluruh kecamatan. Saat ini, masih ada beberapa desa di wilayah pesisir Galesong yang belum memiliki fasilitas pendidikan Al-Qur’an memadai. Syamsul Bahri menargetkan dalam dua tahun ke depan, setiap desa di Takalar memiliki setidaknya satu TKA atau TPA aktif.

“Kami tidak hanya fokus pada wisuda, tapi juga pada keberlanjutan pendidikan. Setelah wisuda, para santri akan dibimbing ke jenjang selanjutnya, yaitu program tahfidz dan pendalaman tajwid,” jelasnya.

Bagaimana Dampak Wisuda Ini bagi Masyarakat Takalar?

Wisuda massal ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan agama sejak dini. Para orang tua yang hadir mengaku termotivasi untuk mendaftarkan anak-anak mereka yang belum mengikuti TKA atau TPA ke program serupa.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga dari berbagai desa di Takalar. Suasana kebersamaan terlihat saat para santri dan orang tua saling berfoto dan berbagi cerita di lokasi wisata.

Apakah Ada Program Serupa di Masa Mendatang?

BKPRMI Takalar menegaskan bahwa acara Gelar Syukur Generasi Qur’ani akan diadakan secara rutin setiap tahun. Pihaknya juga berencana menggandeng lebih banyak sponsor dan donatur untuk meningkatkan kualitas acara, termasuk menyediakan hadiah bagi santri berprestasi.

“Insya Allah tahun depan akan lebih besar lagi. Kami juga akan mengundang para penghafal Al-Qur’an dari tingkat nasional untuk memotivasi santri-santri kita,” pungkas Syamsul Bahri.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: rakyat.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top