GOWA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mengawal pengerjaan infrastruktur jalan yang masuk dalam Paket 1 program Multiyears Project (MYP) 2025–2027. Salah satu ruas yang menjadi prioritas adalah jalan penghubung Batas Gowa–Tondong Sinjai yang membentang sepanjang 49,82 kilometer.
Proyek Paket 1 ini mencakup 14 ruas jalan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan dengan total nilai kontrak Rp430 miliar. Ruas Batas Gowa–Tondong Sinjai menjadi salah satu seksi yang pengerjaannya sudah berjalan dan menunjukkan progres positif.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyebut angka 12,74 persen sebagai tanda bahwa pembangunan terus melaju sesuai rencana. “Alhamdulillah, progres pembangunan infrastruktur Sulawesi Selatan terus melaju. Saat ini, pengerjaan Ruas Batas Gowa – Tondong Sinjai telah menunjukkan progres 12,74 persen,” ujarnya.
Andi Sudirman meminta warga di sekitar lokasi proyek untuk bersabar selama proses konstruksi berlangsung. Menurutnya, pekerjaan infrastruktur memerlukan tahapan teknis yang tidak bisa dipercepat secara sembarangan tanpa mengorbankan kualitas.
“Kami terus berkomitmen mengawal proyek ini agar segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kemudahan akses barang dan jasa, sehingga ekonomi lokal bergerak lebih cepat,” kata Andi Sudirman.
Pemerintah provinsi menargetkan jalan ini nantinya memperkuat konektivitas antara Kabupaten Gowa dan Sinjai. Kelancaran distribusi logistik antarwilayah menjadi salah satu manfaat utama yang diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Bersama-sama kita bangun Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter,” tandas Gubernur dalam pernyataannya.
Sampai saat ini, pengerjaan fisik di lapangan masih berjalan sesuai jadwal MYP. Pemerintah belum merilis target persentase berikutnya secara terbuka, namun optimisme tetap dijaga agar proyek tuntas tepat waktu dan bisa segera digunakan warga.